Text
Intervensi Reputasi Perusahaan Pada Keputusan Pembelian: Konsekwensi Dari Influencer Instagram Dan Islamic Branding
Abstract
This research examines how Instagram influencers and Islamic branding affect company reputation
and consumer purchasing decisions. In today's digital era, businesses are increasingly depending
on influencers to establish their reputation and shape consumer buying behavior. Meanwhile,
value-driven branding, particularly those grounded in religious principles, is gaining traction,
especially among Muslim audiences. The study employs a survey methodology with a quantitative
approach, collecting data through questionnaires distributed to 92 Rabbani product consumers.
The data analysis utilizes Structural Equation Modeling (SEM) to test the relationships among
variables. Findings reveal that Instagram influencers significantly impact company reputation,
which subsequently influences consumer purchasing decisions. Islamic branding is also proven to
strengthen company reputation, particularly in the eyes of Muslim consumers, ultimately
encouraging purchase decisions. Furthermore, company reputation serves as a mediating factor in
the relationship between Instagram influencers and purchase decisions, as well as between Islamic
branding and purchase decisions. These results suggest that businesses can utilize influencers and
Islamic branding to establish a solid reputation and boost sales. The implications of this study
emphasize the importance for companies to select appropriate influencers and integrate religious
values into their branding strategies to attract consumers.
Keywords: Influencer, Reputation, Islamic, Purchase
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh influencer Instagram dan Islamic
branding terhadap reputasi perusahaan dan keputusan pembelian konsumen. Dalam era digital,
perusahaan semakin bergantung pada influencer untuk membangun reputasi dan mempengaruhi
keputusan pembelian konsumen, sementara branding berbasis nilai-nilai agama juga semakin
populer, terutama di kalangan konsumen Muslim. Penelitian ini menggunakan metode survei
dengan pendekatan kuantitatif, di mana data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan
kepada 92 konsumen produk Rabbani. Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation
Modeling (SEM) untuk menguji hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
influencer Instagram memiliki pengaruh signifikan terhadap reputasi perusahaan, yang pada
gilirannya berpengaruh pada keputusan pembelian konsumen. Islamic branding juga terbukti
meningkatkan reputasi perusahaan, terutama di kalangan konsumen Muslim, yang akhirnya
mendorong keputusan pembelian. Selain itu, reputasi perusahaan berperan sebagai mediator dalam
hubungan antara influencer Instagram dan keputusan pembelian, serta Islamic branding dan
keputusan pembelian. Temuan ini mengindikasikan bahwa perusahaan dapat memanfaatkan
influencer dan Islamic branding untuk membangun reputasi yang kuat dan meningkatkan penjualan.
Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya perusahaan dalam memilih influencer yang tepat dan
menerapkan nilai-nilai agama dalam branding mereka untuk menarik konsumen.
.
Kata Kunci: Influencer, Reputasi, Islamic, Pembelian.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain